Masjid Agung Baiturrahman di Sukharjo


Sukoharjo adalah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Pusat pemerintahan berada di Sukoharjo, sekitar 10 km sebelah selatan Kota Surakarta. Kabupaten ini berbatasan dengan Kota Surakarta di utara, Kabupaten Karanganyar di timur, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Gunung Kidul di selatan, serta Kabupaten Klaten dan Kabupaten Boyolali di barat.
Sukoharjo adalah kota yang sangat nyaman, kota yang asri dan menjadi dambaan seperti slogan dari Sukoharjo itu sendiri yaitu Sukoharjo Makmur.[2] Sukoharjo MAKMUR juga mempunyai arti atau kepanjangan dari Maju Aman Konstitusional Mantap Unggul Rapi. Disamping kota Sukoharjo nyaman, orang-orang yang tinggal di Sukoharjo juga ramah dan menyenangkan. Sukoharjo terkenal dengan hasil pertanian, kerajinan, serta produksi jamu.
Di Sukoharjo ini pula terdapat banyak sekali bangunan masjid, dan salah satu bangunan masjid terbesar di Sukoharjo ini adalah Masjid Baiturrahman Agung Sukoharjo.
Masjid Agung Baiturrahman dibangun selama hampir tujuh bulan pada 2017. Anggaran yang dikucurkan Pemkab Sukoharjo untuk membangun masjid tersebut senilai Rp33 miliar. Bentuk bangunan masjid mengusung gaya arsitektur Timur Tengah yang menonjolkan kemegahan menara dihiasi ornamen-ornamen cantik.





SUKOHARJO - Enam menara menjulang tinggi di Masjid Baiturrahman Sukoharjo yang baru kelar direnovasi. Dua menara utama setinggi lebih dari 30 meter berada di depan bangunan. Sementara empat menara lainnya mengelilingi bangunan di empat penjuru mata angin. Menara itu memiliki desain yang khas. Lantai dasar berbentuk segi empat memanjang yang diakhiri tower silinder dengan kubah kecil.

Ornamen-ornamen itu menghiasi sudut tembok masjid dengan berbagai ukiran, lantai keramik, dan kubah sehingga membuat masjid terlihat sangat mewah. Lalu apa makna dari enam menara yang mengelilingi masjid tersebut?
“Enam menara masjid agung merupakan simbol rukun iman. Gaya arsitekturnya memang seperti masjid-masjid di daratan Arab. Mungkin seperti masjid-masjid di Turki. Masjid ini termewah dan termegah di Sukoharjo,” kata Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sukoharjo, Ihsan Muhadi, saat berbincang dengan Solopos.com.
Tadinya, jumlah menara yang bakal dibangun hanya dua menara utama yang terletak di depan masjid. Namun, saat pembahasan rancangan desain bangunan masjid yang dihadiri Yayasan Baiturrahman, konsultan proyek dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sukoharjo menyepakati jumlah menara masjid ditambah menjadi enam menara.

Selain itu, masjid sendiri memiliki beberapa perlengkapan yang semestinya terpenuhi. Salah satunya adalah jam digital masjid. Pada jam digital masjid sendiri tidak dapat hidup sendiri apabila belum diatur terlebih dahulu, makanya jam digiital masjid ini harus di setting. Bagi kalian yang ingin mengetahui cara setting jam digital merk kris ataupun ingin mengetahui produk jam digital masjid perusahaan kami dapat kunjungi website kami di www.jadwaldigital.com

Sumber::
infomasjidagung.blogspot.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Agung Kota Tegal

Megahnya Masjid yang Ada di Palangkaraya