Megahnya Masjid yang Ada di Palangkaraya
Kota
Palangka Raya atau Palangkaraya adalah
sebuah kota sekaligus
merupakan ibu kota Provinsi Kalimantan
Tengah. Kota ini memiliki luas wilayah 2.400 km² dan
berpenduduk sebanyak 376.647 jiwa dengan kepadatan penduduk rata-rata 92.067
jiwa tiap km² (Sensus 2015). Sebelum otonomi daerah pada tahun 2001, Kota
Palangka Raya hanya memiliki 2 kecamatan, yaitu: Pahandut dan Bukit Batu. Kini secara administratif,
Kota Palangka Raya terdiri atas 5 kecamatan,
yakni: Pahandut, Jekan Raya, Bukit Batu, Sabangau, dan Rakumpit. Di kot ini pula terdapat masjib
terbesar di Palangkaraya. Nama masjid tersebut ialah Masjid Agung Darussalam
Palangkaraya.
Di
Kalimantan Tengah tepatnya d Palangkaraya terdapat sebuah masjid yang sangat
megah dan besar. Masjid tersebut adalah masjid Agung Darussalam. Masjid Agung
Darussalam menjadi masjid yang terbesar dan termegah di Palangkaraya. Masjid
ini telah dibangun sekitar tahun 84-an diatas lahan tanah seluas 5 hektar.
Masjid Agung Darussalamberada di komplek Sekolah Tinggi Agam Islam (STAIN)
Palangkaraya tau lebih tepatnya berada di depan kampus STAIN.
Ketika akan memasuki masjid Agung Darussalam para jamaah atau pengunjung akan melewati gerbang masjid dengan dua jalur jalan yang dibelah oleh hiasan kaligrafi yang sangat menarik berbahan dasar beton serta dilapisi keramik berwarna merah putih. Tulisan kaligrafi tersebut yaitu merupakan kalimat tauhid yang didesain menggunakan model khath Khafi. Dibalik itu, ternyata pembuatannya menyimbolkan tentang ketauhidan untuk Islam dan merah putih untuk Indonesia.
Arsitektur masjid Agung
Darussalam memiliki gaya sangat lokal karena kubahnya berbentuk tajam dan
berlapis tiga. Pada bagian pojok teratas terdpat simbol tulisan ‘Allah’
berbingkai segilima. Selain itu, pintu masjid pun berbentuk tajam dengan lantai
keramik yang berwarna merah putih. Alasan lain dari warna merah putih tersebut
karena masjid Agunng Palangkaraya merupakan salah satu dari 999 masjid yang
telah dibangun oleh Yayasan Amal Bakti Musim Pancasila (YAMP) yang tersebar di
berbagai daerah di Nusantara. Tak jarang masjid ini juga desebut masjid Pancasila
oleh para masyarakat sekitar karena memang arsitekturnya seperti itu.
Berkaitan
dengan adanya masjid, semestinya dalam sebuah masjid terdapat perlengkapan-perlengkapan
yang semestinya tersedia di dalamnya. Saalah satu perlengkapan masjid yang
sekarang ini banyak yang mencari adalah jam digital masjid. Terciptanya jam
digital masjid tidak luput dari prosesnya tentu saja. Cara membuat jam digital
masjid ini tidaklah mudah. Jadi bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana cara
membuat jam digital masjid dapat kalian kunjungi website kami di www.jadwaldigital.com
Sumber::
masjidagung.blogspot.com
Komentar
Posting Komentar