Masjid Agung Kota Tegal


Masjid Kota Tegal adalah Masjid Agung. Seperti arti namanya Agung adalah besar maka masjid agung adalah masjid terbesar di Kota Tegal.

        Masjid Agung Kota Tegal berdiri megah menghiasi sisi Barat Alun-alun Kota Tegal Kelurahan Mangkusuman, Kecamatan Tegal Timur.Lokasi Masjid Agung ini tepat pada jantung kota Bahari,masjid ini selalu ramai dikunjungi kaum muslim,selain itu masjid ini pilihan para orang yang sedang dalam perjalanan untuk menunaikan sholat.








        Sejarah mencatat masjid agung kota tegal bahwa Masjid Agung kota Tegal adalah saksi bisu perlawan yang dilakukan Pangeran Dipenegoro bersama pengikutnya yang setia dalam membela kebenaran. Masjid Agung Kota Tegal ini didirikan atas prakarsa Alm.Bapak Kyai Abdul Aziz diatas tanah waqaf beliau sendiri yang terletak di Alun-alun,seluas + 2.864,36 m2. Bapak Kyai Abdul Aziz adalah seorang Penghulu pertama di Kota Tegal, beliau juga seorang ulama yang aktif mengadakan pengajian-pengajian umum. Didalam kegiatan tersebut beliau berkeinginan membangun tempat pengajian sekaligus tempat untuk ibadah. Karena keinginan beliau didirikanlah Masjid Agung Kota Tegal  secara bertahap dimulai pada tahun 1803-1809 dan mengalami penyempurnaan serta renovasi dari tahun 1909-1910 namun sayangnya tahun tersebut adalah sebuah perkiraan,karena tidak ada petunjuk yang jelas.

Dalam hal status tanah waqaf Masjid Agung Kota Tegal baru diajukan permohonannya tanggal 1 April 1965,atas nama pihak yang mewaqafkan yaitu Bapak HM.Sulaiman Kursi dan kemudian diperoleh surat waqaf No.Kopad/111/45/SK.a 15/67 dikeluarkan di Kota Pekalongan.

Berdasarkan catatan yang ada, Masjid Agung Tegal ini sejak berdirinya hingga sekarang telah mengalami beberapa kali renovasi. Tercatat pada tahun 1927, ruang paseban masjid direnovasi karena sudah tidak representatif lagi. Sebagai gantinya, dibangunlah KUA (Kantor Urusan Agama), tempat untuk melangsungkan pernikahan bagi umat Islam Tegal.Kemudian pada tahun 1953-1954, Masjid Agung yang terletak di sebelah barat alun-alun kota Tegal ini pun direnovasi kembali. Bahkan, renovasi dan perombakan kala itu dilakukan secara besar-besaran. Serambi depan masjid diperluas ke arah depan sehingga menyatu dengan KUA.Untuk memenuhi kebutuhan jamaah akan air wudhu maka pada tahun 1970 tempat wudhu sebelah kanan masjid diperbaiki. Kemudian, agar bangunan masjid kelihatan modem maka pada tahun 1985 bagian atap masjid dirombak dan diganti dengan atap tumpang, seperti yang tampak sekarang ini.
Meskipun atapnya telah dirombak, namun bila masjid ini kita lihat dari arah belakang maka gaya arsitektur yang modem tersebut tidak akan terlihat karena hingga sekarang bagian belakang masjid ini belum pernah direnovasi masih tampak kekunoannya.Bagian depan Masjid Agung Tegal ini berlantai dua dan mampu menampung lebih dari 4000 jamaah. Lantai bawah digunakan sebagai ruang utama masjid. Sedangkan, lantai atasnya sebagai tempat untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan keislaman, seperti pengajian kaum bapak dan kaum ibu setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu ba’da subuh. Pengajian Al-Qur’an bagi para remaja, biasanya diselenggarakan setiap hari Rabu, Kamis, dan Sabtu malam. Khusus pengajian buat masyarakat umum diselenggarakan setiap hari Senin ba’da subuh.

Didalam sebuah masjid semestinya terdapat beberapa perlengkapan yang tersedia. Salah satu perlengkapan masjid yang saat ini menjadi trend yakni jam digital masjid. Jam digital masjid murah sekarang ini tersedia di beberapa toko yang menyediakan perlengkapan masjid. Salah satunya adalah kantor kami, Smart Techno. Smart Techno meyediakan berbagai macam type jam digital masjid. Bagi Anda yang ingn mengetahui ataupun berminat mengenai jam digital masjid murah produk kami, dapat kunjungi website kami di www.jadwaldigital.com  


Sumber::


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Agung Baiturrahman di Sukharjo

Megahnya Masjid yang Ada di Palangkaraya