Masjid Agung Medan akan Memiliki Menara
Tidak hanya menjadi iconnya Kota Medan, menara Masjid
Agung Medan nantinya akan menjadi salah satu menara Masjid tertinggi di Asia.
Menara setinggi 199 meter ini nantinya akan dimanfaatkan khusus untuk membantu
Ruhyatul Hillal dan juga city view bagi masyarakat yang ingin menyaksikan Kota
Medan dari ketinggian.
"Bahkan menara ini tertinggi ketiga di dunia.
Insya Allah akan menjadi kebanggaan umat muslim di Indonesia bahkan di dunia,
"ujar Wakil Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung, Musa Idishah saat
Ground Breaking Menara Masjid Agung Medan, Sabtu (24/02/2018).
Dikatakannya, menara Masjid Agung Medan ini terdiri
dari empat bagian yang bisa dinaiki lift,yakni lantai transisi di ketinggian 32
meter, city view I di ketinggian 94,48 meter, city view II di ketinggian 125,91
meter, city view III setinggi 157,28 meter.
"Di masing-masing city view masyarakat bisa
melihat Kota Medan. Termasuk juga menjadi tempat khusus untuk melihat Ruhyatul
Hillal. Nanti akan ada fasilas teropong pandang. Ini akan menjadi ikon wisata
di Kota Medan," ujar Musa.
Ketua Umum Panitia Pembangunan Masjid Agung Medan,
Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi dalam sambutannya berharap bahwa pembangunan
Masjid Agung Medan dapat selesai Desember 2018. Ia berterima kasih atas
dukungan moril maupun materil yang diberikan umat Islam.
pembangunanmasjid.blogspot.com
"Seharusnya sejak 20 tahun yang lalu kita sudah
punya icon masjid yang membanggakan ini. Memang untuk membangun menara ini saja
menelan biaya sekitar Rp 50 miliar. Tapi tentu jumlah tersebut tidak sebanding
dengan manfaatkan yang kita dapat dari membangun Allah ini. Kenapa harus tinggi
karena saya kepingin Sumut yang religi ini punya icon. Di sinilah terpacak umat
Rasulullah yang taat kepada Allah," ujar Edy sebelum menekan sirine tanda
dimulainya Ground Breaking Menara Masjid Agung Medan.
Edy pun berharap kehadirannya dalam acara Ground
Breaking Menara Masjid Agung Medan tidak menjadi polemik dan dikaitkan dengan
keikutsertaan dirinya maju sebagai cagubsu pada Pilkada 2018.
"Sebenarnya saya enggan datang kemari karena
takut menjadi polemik. Jadi tolong jangan dikait-kaitkan dengan pencalonan
saya. Karena dua bulan saya menjadi Pangdam I BB saya sudah mencetuskan
pembangunan Masjid Agung ini. Jadi memang pembangunannya sedikit terlambat
karena proses administrasi dan perizinannya. Perlu diingat, Pembangunan masjid
ini jauh lebih besar dari Gubernur. Terima kasih atas doa dukungan semoga
pembangunan Masjid ini akan selesai di Desember 2018 nanti," ujar Edy.
Usai menekan sirene tanda dimulainya Ground Breaking
Menara Masjid Agung Medan, selanjutnya Edy Rahmayadi didampingi sejumlah panitia
dan juga tokoh agama alim ulama memotong nasi tumpeng.
Masih
berkatan mengenai nangunan masjid. Dalam sebuah masjid semestinya terdapat
beberapa alat maupun perlengkapan masjid yang tersedia. Salah satunya yaitu jam
digital masjid. Dalam penggunaan jam digital masjid sebelumnya pastilah di
setting terlebih dahulu buan? Nah, dalam
setting jam digital masjid ini juga menggunakan alat sendiri, yakni remote.
Cara setting jam digital masjid dengan remote ini tidak semua orang bisa, jadi
bagi kalian yang ingin mengetahui cara setting jam digital masjid dengan remote
atupun kalian ingin mengetahui produk jam digital masjid kami dapat kalian
kunjungi website kami di www.jadwaldigital.com
Sumber::

Komentar
Posting Komentar